HPS: Otak Pergerakan Mahasiswa

image

ISMKI memiliki peran strategis sebagai organisasi kemahasiswaan bagi mahasiswa kedokteran di Indonesia. Berbagai isu kebijakan dan kondisi kesehatan di Indonesia tidak luput dari perhatian ISMKI yang dilaksanakan melalui peran kajian, pencerdasan dan advokasi. Oleh karena itu, ISMKI memiliki sebuah bidang yang menjalankan tugas tersebut yaitu bidang Health Policy Study (HPS). Bidang ini menjadi inti pergerakan yang dilakukan dengan tujuan akhir untuk kesehatan masyarakat Indonesia yang lebih baik.

HPS hadir dengan mengemban tugas untuk membahas isu-isu kesehatan atau kebijakan dalam hal kesehatan yang dampaknya mengarah pada kesejahteraan kesehatan masyarakat Indonesia. Untuk mencapai target, HPS melakukan beberapa macam kegiatan yaitu pembuatan kajian, audiensi dan advokasi, propaganda, negosiasi, dan publikasi. Bidang Kajian Kebijakan Kesehatan ini memiliki nama lain di taraf institusi yaitu bidang Kajian Strategi dan Advokasi (KASTRAT) yang memiliki tugas lain berupa memikirkan kepentingan mahasiswa. Hal ini memang sedikit berbeda dengan acuan utama HPS yaitu memikirkan kepentingan rakyat di bidang kesehatan, namun realisasi pemikiran HPS tetap berjalan di institusi.

Seperti bidang lainnya, HPS juga memiliki visi yaitu mengoptimalkan pergerakan mahasiswa kedokteran yang berfokus pada kajian, pencerdasan, dan advokasi dengan gerakan yang menarik dan kekinian. Visi ini kemudian dijalankan melalui misi-misi HPS antara lain memfasilitasi untuk berbagi inspirasi wilayah yang tergabung dalam ISMKI, menjadi garda terdepan dalam mengkritisi kebijakan dari pemerintah terkait dengan kesehatan, menghasilkan kajian yang tervalidasi dengan baik dengan menggunakan data dari berbagai wilayah yang tergabung dalam ISMKI dan  melaksanakan pencerdasan ke masyarakat luas, yang dilandasi dengan data melalui survey sederhana.

Di internal sendiri, HPS berusaha membangun hasil postif bagi pengurusnya mengenai dunia kajian dan strategi, cara penyatuan pandangan, survey dan banyak lagi ilmu yang bermanfaat. Hal ini juga berlaku bagi HPS di wilayah dengan koordinasi yang bagus. Ini perlu dilakukan mengingat jiwa pergerakan HPS tidak hanya terdapat di nasional maupun wilayah, namun juga BEM institusi dan mahasiswa kedokteran Indonesia.

Dalam pelaksanaan amanat yang diembannya, HPS menyusun beberapa program kerja unggulan untuk menunjang tujuan utama yang diusungnya, antara lain :

· Bulan Aksi

Bulan aksi ini terdiri dari aksi ke mahasiswa kedokteran dan aksi ke masyarakat umum yang didahului oleh rangkaian safari ke BPJS wilayah masing-masing. Aksi ke mahasiswa kedokteran dilakukan dengan pengambilan data untuk membahas isu JKN 2015. Adapun aksi ke masyarakat umum dilakukan oleh institusi dengan panduan aksi dari HPS nasional. Aksi pencerdasan masyarakat ini dibuat semenarik mungkin oleh institusi dan kemudian akna mendapat apresiasi dari HPS. Hal ini akan menjadi dasar bagi HPS untuk melakukan advokasi ke pemangku jabatan yang didasarkan pada data yang valid.

· Indonesia Enlightenment Exhibition (IEE)

Kegiatan ini didasarkan pada banyaknya permasalahan di wilayah dan untuk itu, HPS menawarkan fasilitas bagi mahasiswa-mahasiswa kedokteran untuk mengangkat isu tersebut. Tidak hanya sekedar mengangkat, gagasan dan solusi juga ditampilkan untuk menyelesaikan isu-isu tiap wilayah tempat institusi berada sehingga diharapkan tiap wilayah bisa menerapkan penyelesaian masalah di wilayah mereka. Bentuk gagasan ini akan didokumentasikan dalam bentuk video dan kemudian dapat dipresentasikan dalam acara puncak IEE. Tidak hanya itu, acara ini juga memberikan beberapa contoh gagasan cerdas yang dibawakan oleh para penggagas kegiatan yang tersebar di Indonesia yang telah membuktikan langkah mereka.

· Survei Nasional dan Propaganda Isu

Survei dilakukan sebagai need assessment mahasiswa kedokteran, juga sebagai pre test dan post test untuk mengetahui pengaruh intervensi bidang kajian kebijakan kesehatan terhadap pencerdasan isu melalui propaganda media sosial. Survei ini bisa menjadi landasan data bagi HPS untuk menentukan tema propaganda yang akan digunakan.

· SOP Kajian Nasional

SOP merupakan panduan minimal yang harus dilaksanakan jika institusi ingin mengkjai suatu isu, baik isu di lokal maupun di wilayah tempat institusi tersebut berada. Pembuatan SOP kajian tingkat nasional bisa memberikan gambaran mengenai kajian minimal yang ideal, sehingga seluruh institusi memiliki pandangan yang sama mengenai proses dalam mengkaji isu. Maka kajian yang dilakukan oleh seluruh institusi yang tergabung dalam ISMKI memiliki koridor yang sama dan tidak jauh berbeda.

· Penulisan Artikel Opini Media Massa

Penulisan artikel ini dilakukan tiap trimester sekali oleh PHN bidang HPS untuk upgrade ilmu mengenai analisis permasalahan yang berkembang dan disetorkan ke rubrik opini media massa tertentu. Artkel ini bisa menjadi sarana untuk memperkenalkan pemikiran mahasiswa kedokteran. Di samping itu, hal ini sekaligus memperkenalkan nama ISMKI pada masyarakat luas bahwa masih ada mahasiswa kedokteran yang peduli atas nasib bangsanya.

Pergerakan mahasiswa kedokteran yang dilaksanakan oleh ISMKI menjadi hampa tanpa hadirnya kajian-kajian dan data yang valid dari bidang HPS. Peran yang penting ini kemudian terpatri di dalam tagline milik HPS yaitu “Kritis, Solutif, Dedikatif”. Ingin menjadi bagian dari perubahan untuk kesehatan yang lebih baik? Ayo gabung! (FIT)

Threesome